Gelar Seminar Nasional, STIT Assa’idiyyah Cipanas Usung Paradigma ‘Mendidik dengan Cinta’ Bersama Tenaga Ahli Menag

Foto Headline: Tenaga Ahli Menag RI Prof. Dr. H. Andi Salman Maggalatung, S.H., M.H. menyerahkan buku karyanya kepada Ketua STIT Assa’idiyyah Dr. H. A. Zaky Zakaria Anshary, Lc., M.A. disaksikan jajaran pimpinan kampus
CIANJUR, JAWA BARAT — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Assa’idiyyah Cipanas sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Pendidikan Islam bertajuk “Mendidik dengan Cinta: Arah Baru Pendidikan Islam di Indonesia” pada Sabtu (19/09/2026). Bertempat di aula kampus terpadu STIT Assa’idiyyah, forum akademik strategis ini dihadiri lebih dari 320 peserta yang terdiri dari civitas akademika, dosen, mahasiswa, serta para kepala madrasah dan guru se-Kabupaten Cianjur.
Seminar nasional ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. H. Andi Salman Maggalatung, S.H., M.H., Tenaga Ahli Menteri Agama Republik Indonesia, didampingi langsung oleh Ketua STIT Assa’idiyyah, Dr. H. A. Zaky Zakaria Anshary, Lc., M.A. Kehadiran narasumber nasional dari Kementerian Agama RI menjadi magnet besar sekaligus penegasan komitmen kampus dalam membedah arah transformasi kurikulum dan pedagogi Islam berbasis kasih sayang dan keadaban.
Transformasi Pedagogi Islam: Menanamkan Karakter Melalui Keteladanan
Dalam paparannya, Prof. Andi Salman Maggalatung menekankan pentingnya merekonstruksi pendekatan pengajaran dalam ekosistem pendidikan Islam modern. Menurutnya, esensi utama pendidikan Islam bukan sekadar mentransfer wawasan kognitif, melainkan menanamkan nilai-nilai ruhaniyah yang berakar pada mahabbah (cinta kasih). Pendekatan humanis dan penuh empati dinilai menjadi kunci vital dalam melindungi peserta didik dari pengaruh kekerasan, intoleransi, maupun disorientasi moral di era digital.

Suasana pelaksanaan Seminar Nasional di Aula Kampus STIT Assa’idiyyah Cipanas yang dipadati 320 peserta.
Penyerahan Cendera Mata & Hibah Buku untuk Madrasah
Sebagai simbol kehormatan dan jalinan kemitraan, STIT Assa’idiyyah menyerahkan plakat penghargaan kepada Prof. Andi Salman Maggalatung. Momen istimewa berlanjut ketika sang guru besar menghibahkan langsung buku-buku karya ilmiahnya. Menariknya, karya tersebut tidak hanya diberikan untuk perpustakaan kampus STIT Assa’idiyyah, melainkan juga diserahkan kepada para perwakilan lembaga pendidikan di semua jenjang, yakni Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA) di lingkungan yayasan dan sekitarnya.
Kemenag Kabupaten Cianjur Sambut Positif Inisiatif Kampus
Inisiatif terobosan STIT Assa’idiyyah Cipanas mendapat apresiasi tinggi dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur. Pihak Kemenag Cianjur menyambut positif komitmen kampus yang proaktif menghadirkan gagasan mutakhir dari kementerian pusat langsung ke tingkat praktisi di daerah.
| “Kementerian Agama Kabupaten Cianjur sangat mengapresiasi terselenggaranya seminar nasional ini. Tema ‘Mendidik dengan Cinta’ sangat sejalan dengan agenda moderasi beragama dan kurikulum ramah anak yang tengah kita gaungkan bersama. Kehadiran Prof. Andi Salman Maggalatung serta penyerahan buku referensi ke jenjang RA hingga MA membuktikan komitmen STIT Assa’idiyyah sebagai motor penggerak peningkatan mutu dan literasi pendidikan Islam di Cianjur,” tutur perwakilan Kemenag Kabupaten Cianjur. |
Ketua STIT Assa’idiyyah Cipanas, Dr. H. A. Zaky Zakaria Anshary, Lc., M.A., menegaskan bahwa komitmen kampus tidak akan berhenti pada kegiatan seremonial. Melalui sinergi erat bersama Kementerian Agama, kampus berkomitmen melahirkan sarjana-sarjana pendidikan Islam yang berjiwa pendidik sejati, berwawasan luas, dan mampu menjadi teladan bagi kemajuan bangsa.

Foto Bersama: Narasumber, pimpinan, dan peserta seminar nasional di depan gedung kampus terpadu STIT Assa’idiyyah Cipanas.
No responses yet